Korelasi Kadar 25-Hidroksi Vitamin D dengan Trigliserida pada Penyandang Obesitas
DOI:
https://doi.org/10.25077/jikesi.v3i1.458Keywords:
25-hidroksi vitamin D, trigliserida, penyandang obesitasAbstract
Latar Belakang: Akumulasi lemak tubuh yang berlebih pada obesitas meningkatkan risiko terjadinya defisiensi vitamin D. Defisiensi vitamin D menyebabkan keadaan hipokalsemia dan terjadi peningkatan masuknya kalsium ke dalam adiposit sehingga meningkatkan adipositas dan terjadi peningkatan kadar trigliserida di sirkulasi.
Objektif: Mengetahui korelasi kadar 25-hidroksi vitamin D dengan trigliserida pada penyandang obesitas.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang. Penelitian berlangsung dari bulan Mei 2019 hingga Maret 2020. Sampel terdiri dari 22 perempuan obesitas berusia 18-50 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data Laboratorium Sentral RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Hasil: Rerata usia subjek penelitian 36±6 tahun, rerata IMT 31,5±5,2 kg/m2, rerata kadar 25-hidroksi vitamin D 16,5±6,0 ng/mL, dan trigliserida 138±44 mg/dL. Analisis statistik uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat korelasi yang bermakna antara 25-hidroksi vitamin D dan trigliserida (r=-0,009; p=0,968).
Simpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan tidak ditemukan korelasi antara kadar 25-hidroksi vitamin D dengan kadar trigliserida pada penyandang obesitas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










