Karakteristik Pasien BPPV di Rumah Sakit Universitas Andalas Tahun 2019-2024

Authors

  • Qanita Adila S1 Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, 25163, Indonesia
  • Hendra Permana Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RS M. Djamil, Padang, 25163, Indonesia
  • Rahmatini Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RS M. Djamil, Padang, 25163, Indonesia
  • Effy Huriyati Departemen Telinga, Hidung, Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RS M. Djamil, Padang, 25163, Indonesia
  • Yuliarni Syafrita Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RS M. Djamil, Padang, 25163, Indonesia
  • Eka Nofita Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RS M. Djamil, Padang, 25163, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/jikesi.v7i1.1723

Keywords:

BPPV, CRP, hipertensi stage 1, karakteristik, obesitas

Abstract

Latar Belakang: Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) adalah penyebab paling umum dari vertigo. BPPV merupakan suatu kondisi terjadinya gangguan sistem vestibular perifer, saat pasien merasakan sensasi pusing berputar dan berpindah ketika posisi kepala berubah terhadap gaya gravitasi akibat adanya gangguan di organ vestibular.

Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien BPPV di Rumah Sakit Universitas Andalas Tahun 2019-2024.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskripitif menggunakan data sekunder rekam medis pasien di Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 53 sampel.

Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan karakteristik pasien sebagai berikut: dari 53 pasien, 41 orang (77,4%) terkena kanalis semisirkularis posteriornya. Pasien paling banyak didiagnosis pada rentang usia 50-59 tahun yaitu 20 orang (34,7%). Terdapat 35 orang pasien perempuan (66,0%) dan 18 orang pasien laki-laki (34,0). Pasien BPPV dengan hipertensi stage 1 berjumlah 20 orang (37,7%) dan obesitas berjumlah 21 orang (39,6%). Pilihan terapi yang paling banyak digunakan adalah antivertigo sebanyak 39 pasien  (73,6%), disusul  gabungan canalith repositioning procedure (CRP) dan antivertigo pada 13 pasien (24,5%), serta CRP pada 1 pasien (1,9%).

Kesimpulan:  Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien BPPV umunya terkena kanalis semisirkularis posteriornya. Pasien kebanyakan berusia 50-59 tahun pada saat didiagnosis, berjenis kelamin perempuan dengan tekanan darah 140-159/ 90-99 mmHg, dan status gizi obesitas. Pilihan terapi yang paling banyak digunakan adalah terapi obat-obatan antivertigo.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Adila, Qanita, et al. “Karakteristik Pasien BPPV Di Rumah Sakit Universitas Andalas Tahun 2019-2024”. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, vol. 7, no. 1, Mar. 2026, pp. 57-64, doi:10.25077/jikesi.v7i1.1723.

Issue

Section

Research Articles