Efektivitas Plasmaferesis Sebagai Terapi Pada Miastenia Gravis

Sebuah Tinjauan Naratif

Authors

  • Normaida Baizura Azzati S1 Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, 25163, Indonesia
  • Hendra Permana Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Almurdi Almurdi Departemen Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Lydia Susanti Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, Padang 25163, Indonesia
  • Yustini Alioes Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, Padang 25163, Indonesia
  • Elfira Yusri Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang 25163, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/jikesi.v6i1.1390

Keywords:

kualitas hidup, luaran klinis, miastenia gravis, plasmaferesis

Abstract

Latar Belakang: Miastenia gravis adalah penyakit neurologi autoimun yang jarang terjadi, namun sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien dikarenakan tingkat keparahan yang cukup tinggi. Plasmaferesis digunakan sebagai salah satu pilihan terapi pada kondisi ini.

Objektif: Tinjauan Naratif ini bertujuan untuk menilai penelitian terkait efektivitas terapi plasmaferesis terhadap miastenia gravis.

Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan literatur terhadap 7 artikel penelitian yang dipublikasi pada rentang tahun 2019-2023. Sumber pangkalan data yang digunakan adalah Pubmed, Science Direct, dan ProQuest. Artikel dilakukan penyeleksian berdasarkan kriteria eligibilitas yang telah ditentukan.

Hasil: Menurut artikel yang dilakukan tinjauan, diketahui bahwa plasmaferesis dapat memberikan luaran klinis yang baik pada pasien. Plasmaferesis juga mampu meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.

Kesimpulan: Semua literatur sepakat menyatakan bahwa plasmaferesis efektif digunakan sebagai terapi pada miastenia gravis.

 

Downloads

Published

2025-03-29

How to Cite

Azzati, Normaida Baizura, et al. “Efektivitas Plasmaferesis Sebagai Terapi Pada Miastenia Gravis: Sebuah Tinjauan Naratif”. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, vol. 6, no. 1, Mar. 2025, pp. 52-59, doi:10.25077/jikesi.v6i1.1390.