Hubungan Kadar Cancer Antigen 125 dan Metastasis pada Kanker Ovarium Tipe Epitel
DOI:
https://doi.org/10.25077/jikesi.v7i1.1332Keywords:
kanker ovarium tipe epitel, metastasis, CA-125, nilai cut-off, kurva ROCAbstract
Latar belakang: Kanker ovarium tipe epitel merupakan salah satu jenis dari kanker ovarium, dan merupakan tipe terbanyak (95%). Kanker ovarium menempati peringkat tujuh berdasarkan insiden dan mortalitas di dunia. Salah satu pemeriksaan preoperatif yang dapat dilakukan untuk kanker ovarium adalah pemeriksaan penanda tumor cancer antigen 125 (CA-125). Penelitian memperlihatkan bahwa kadar CA-125 yang tinggi berhubungan dengan metastasis kanker ovarium.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar CA-125 dan metastasis pada kanker ovarium tipe epitel.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional retrospektif dengan dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Sampel adalah pasien kanker ovarium tipe epitel yang bermetastasis sejumlah 15 orang dan tidak bermetastasis sejumlah 15 orang.
Hasil: Usia pasien kanker ovarium tipe epitel terbanyak ditemukan pada kelompok usia 41-50 tahun yaitu 30%. Subtipe terbanyak adalah high grade serous yaitu 53,3%. Sebanyak 73,3% pasien memiliki kadar CA-125 ≥35 U/mL. Organ yang paling banyak mengalami metastasis adalah omentum yaitu 80%. Median kadar CA-125 pada kanker ovarium yang tidak bermetastasis lebih rendah (23,15 U/mL) dibanding yang bermetastasis (>600 U/mL). Hasil uji Chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara kadar CA-125 dengan metastasis pada kanker ovarium tipe epitel (p=0,001). Kurva ROC menunjukkan nilai cut-off untuk metastasis adalah 139,59 U/mL dengan sensitivitas 93% dan spesifisitas 80%.
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kadar CA-125 dengan metastasis pada kanker ovarium tipe epitel di RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Natasya Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










