Hubungan Tingkat Stres dan Sleep Hygiene dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Kedokteran

Authors

  • Raisa Hussein S1 Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang 25163, Indonesia
  • Eldi Sauma Departemen Ilmu Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil, Padang 25163, Indonesia
  • Endrinaldi Endrinaldi Departemen Kimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang 25163, Indonesia
  • Afriwardi Afriwardi Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang 25163, Indonesia
  • Havriza Vitresia Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil, Padang 25163, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/jikesi.v4i3.1045

Keywords:

Tingkat stres, Sleep Hygiene, Kualitas tidur

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang rentan terhadap kualitas tidur yang buruk dan dianggap memiliki tingkat stres yang tinggi dibandingkan dengan mahasiswa jurusan lain. Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas tidur seseorang maka perlu penerapan praktik sleep hygiene secara rutin dalam kehidupan sehari-hari. Sleep hygiene merupakan serangkaian perilaku dan lingkungan untuk menciptakan kualitas tidur yang optimal.

Objektif: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan sleep hygiene dengan kualitas tidur pada mahasiswa program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2019-2021.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan metode cross sectional, menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 160 responden. Data responden didapatkan dari kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square.

Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan responden perempuan lebih banyak dibandingkan dengan responden laki-laki, dengan usia terbanyak adalah 21 tahun (32,5%). Lebih dari setengah mahasiswa memiliki tingkat stres normal (61,9%) dan sleep hygiene kategori tidak baik (63,8%). Mayoritas mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk (90,6%).

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kualitas tidur (p = 0,215) dan tidak terdapat hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur (p = 1,000).

Kata kunci: Tingkat stres, sleep hygiene, Kualitas Tidur

Downloads

Published

2023-09-19

How to Cite

Hussein, Raisa, et al. “Hubungan Tingkat Stres Dan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Kedokteran”. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, vol. 4, no. 3, Sept. 2023, pp. 166-72, doi:10.25077/jikesi.v4i3.1045.

Issue

Section

Research Articles