Hubungan Kualitas Antenatal Care dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Puskesmas Andalas Tahun 2021

  • Azarine Shidqi Najla S1 Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, 25166, Indonesia
  • Afdal Afdal Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, 25166, Indonesia
  • Syamel Muhammad Departemen Obstetri Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil, Padang 25163, Indonesia
Keywords: berat lahir rendah, antenatal care, ibu

Abstract

Latar Belakang: Bayi berat lahir rendah adalah suatu kondisi ketika bayi lahir dengan berat di bawah 2.500 gram tanpa menghitung usia gestasi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan bayi berat lahir rendah, salah satunya adalah kualitas antenatal care ibu selama kehamilan.

Objektif: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian bayi berat lahir rendah dengan kualitas antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Andalas tahun 2021.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional pada 43 ibu yang melahirkan tahun 2021 di wilayah kerja Puskesmas Andalas yang dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Subjek pada penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner antenatal care dan observasi buku KIA. Data dianalisis menggunakan uji chi-square.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan frekuensi bayi berat lahir rendah sebesar 16,3%, dan pada umumnya ibu mendapatkan kualitas antenatal careyang baik. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kejadian bayi berat lahir rendah dengan kualitas antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Andalas tahun 2021.

Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara kualitas antenatal care dengan berat lahir rendah, sehingga perlu diperhatikan faktor penyebab berat lahir rendah lainnya agar kejadian bayi berat lahir rendah dapat dicegah.

Published
2023-12-18
Section
Research Articles